• Version
  • Download 1
  • File Size 2.06 MB
  • File Count 1
  • Create Date September 1, 2019
  • Last Updated September 1, 2019

Implementasi strategi Tahfizh Qur’an Tematik (TQT) dalam Menghafal Al-Qur’an di Yayasan Bait Al-Hikmah. (Nadlirotul Mabruroh)

ABSTRAK

Strategi Tahfizh menghafal Al-Qur’an diindonesia khususnya sudah sangat banyak dikembangkan.mulai dari yang konvensional hinggal yang modern abad 21 salah satu yang menerapkan Strategi Tahfizh menghafal dengan hafal ayat dan pemahaman adalah Strategi Tahfizh Qur’an Tematik. Strategi Tahfizh ini mengedepankan hafal dan pemahaman ayat dengan mengadopsi pembelajarn modern yakni Multiple Intelegnsi, Mind Mapping, Teori Belahan Otak dan Lainnya.

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui secara khusus tentang Implementasi Strategi Tahfizh Qur’an Tematik dalam Menghafal Al-Qur’an di yayasan Bait Al-Hikmah Malang dengan fokus pembahasan 1) Bagaimana Perencanaan Strategi Tahfizh Qur’an Tematik dalam Menghafal Al-Qur’an di yayasan Bait Al-Hikmah Malang, 2) Bagaimana Proses Strategi Tahfizh Qur’an Tematik dalam Menghafal Al-Qur’an di yayasan Bait Al-Hikmah Malang 3) Evaluasi Strategi Tahfizh Qur’an Tematik dalam Menghafal Al-Qur’an di yayasan Bait Al-Hikmah Malang.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yaitu suatu penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktifitas sosial, sikap, kepercayaan, persepsi, pemikiran orang secara individual maupun kelompok. Beberapa deskripsi tersebut digunakan untuk menemukan prinsip-prinsip dan penjelasan yang menuju pada kesimpulan. Jenis penelitiannya adalah studi kasus. Kehadiran peneliti bertindak sebagai observer. Sumber data berasal dari data primer dan sekunder. Pengumpulan data melalui observasi, interview dan dokumentasi. Teknik analisis datanya dengan cara mereduksi data, display data dan mengambil kesimpulan. Kemudian pengecekan keabsahan data menggunakan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, trianggulasi.

Hasil dari penelitian ini adalah pertama, perencanaan ini peneliti menemukan 3 persiapan yang dilakukan guru 1) persiapan kurikulum untuk menentukan materi pembelajaran dan 2) memurojaah materi yang akan diajarkan. 3) persiapan media yang akan diberikan kepada siswa. Kedua, Proses pembelajaran yang dilakukan pada Strategi Tahfizh Qur’an Tematik terbagi menjadi 3 proses. 1) kegiatan awal guru memberikan instruksi agar siswa tertib, berdo’a bersama dan mengumpulkan report, 2) kegiatan inti (a) melihat video (b) bertanya pada siswa mengenai alur cerita (c) mentalqin ayat (d) pembagian ayat menjadi perkata (e) mengulang-ulang ayat bersama-sama (f) pemberian kata kunci atau arti ayat (g) media pembelajaran pada kisah musa dan khidir berupa puzzle, lembar kerja terjemah, lagu,bermain peran 3) kegiatan penutup guru meminta siswa untuk mengulang materi serta menanyai satu persatu agar memberikan ingatan yang kuat kemudian diakhiri dengan doa bersama dan tanya jawab singkat sebagai persyaratan pulang. Ketiga, Evaluasi yang dilakukan mencakup 4 macam yakni. 1) Evaluasi hasil belajar 2)evaluasi per tema 3)evaluasi kenaikan kelas 4)evaluasi munaqosyah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *